Komunitas

Warga Depok Ciptakan Mesin Pencacah Sampah dari Barang Bekas

Ketua RW 07 Kelurahan Ratujaya, Sanusi berfoto dengan mesin pencacah sampah organik.

ruzka.republika.co.id--Warga Kampung Setaman RW 07 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok membuat inovasi mesin pencacah sampah organik.

Yang uniknya, mesin pencacah itu terbuat dari gentong berbahan besi, mesin gerinda, dan alat penggeraknya dari mesin cuci yang sudah tidak terpakai.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Mesin pencacah sampah itu beroperasi menggunakan listrik. Warganya terinspirasi dari blender yang dapat mencacah buah hingga tersisa ampasnya saja.

Baca Juga: Cegah Banjir, Dinas PUPR Depok Fokus Normalisasi Situ dan Kali

"Mesin pencacah itu untuk merajang (mencacah) sampah organik seperti sampah daun dan bekas makanan, nanti hasilnya diolah menjadi campuran pupuk kompos," ujar Ketua RW 07 Kelurahan Ratujaya, Sanusi, dalam keterangan yang diterima, Kamis (04/02)2024).

Menurut Sanusi, sampah organik berupa sisa sayuran, buah, daun-daun dan ranting pohon adalah cara untuk mempercepat proses pengomposan. Namun, bahan baku organik harus dicacah terlebih dulu agar menjadi ukuran kecil.

Baca Juga: Sejumlah Komunitas akan Jaga Kebersihan Ruang Terbuka Publik Depok Open Space

"Hasilnya dijemur sampai kering, lalu dicampurkan ke pupuk kompos. InsyaAllah tanah semakin subur, tanaman juga cepat tumbuhnya," jelasnya.

Ia menambahkan, mesin pencacah itu merupakan inovasi terbaru warganya usai mengikuti pelatihan dan pembinaan Teknologi Tepat Guna dari Pemerintah Kota Depok. Dengan memanfaatkan peralatan seadanya, mesin tersebut berhasil dibuat.

"Kami berharap sampah itu dapat berhenti di sektor lingkungan (RW) tidak sampai ke TPA Cipayung. Sampah organik kemudian diolah yang non organiknya dikelola jadi barang terpakai kembali, jadi bisa diterima semua kalangan anak-anak sampai orang tua," harap Sanusi.