10 Jenazah Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Tiba di Depok, Berikut Nama-nama Korban Meninggal Dunia
RUZKA REPUBLIKA -- Sebanyak 10 mobil ambulance yang di kawal 2 mobil Patwal Satlantas Polrestro Depok berangkat iring-iringan membawa jenazah 10 korban meninggal dunia kecelakaan bus SMK Lingga Kencana dari Subang menuju Kota Depok, Ahad (12/05/2024).
"Jenazah korban sudah berangkat dari RSUD Subang menuju Depok," kata Kepala Seksi Penunjang Non Medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Khidmat Sehat Afiat (RSUD KiSA) Kota Depok, Riyanto seperti dikutip dari depok.go.id.
Menurut Riyanto, ada 10 jenazah yang diberangkatkan dari Subang menggunakan ambulans gabungan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dikawal langsung oleh pihak kepolisian Satlantas Polrestro Depok.
"Perjalanan menempuh waktu 3 jam untuk sampai ke Depok. Seluruh jenazah langsung ke rumah duka masing-masing," terangnya.
Kecelakaan bus SMK Lingga Kencana terjadi di depan Hotel Sariater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) pada Sabtu (11/05/2024) sekira pukul 19.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut data sementara menunjukan 11 orang meninggal dunia dengan rincian 10 orang warga Kota Depok dan 1 orang penduduk setempat, warga Subang.
Adapun korban selamat alami luka berat sebanyak 17 orang dan luka ringan 11 orang
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, korban selamat kecelakaan bus pariwisata seluruhnya sudah tertangani.
Para korban selamat yang alami luka-luka diantaranya dirujuk ke sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Depok untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan korban tewas telah dijemput keluarga.
Berdasarkan laporan sementara yang dihimpun tim tenaga kesehatan (nakes) yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, dari 32 pasien masih terdapat empat pasien yang masih berada di UGD karena belum dapat dibawa karena masih membutuhkan penanganan bedah syaraf.
"Jadi info dari tim kami di lapangan, ada dua pasien yang sudah dirujuk ke RS Universitas Indonesia (UI) dan 20 pasien dibawa ke RS Brimob," terang Mary, Ahad (12/05/2024).
Lanjut Mary, terdapat 10 pasien dari Puskesmas Palasari juga sudah dijemput ambulans dibawa ke Kota Depok untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Lalu, ada tiga korban dari RS Harmoni juga sudah dijemput untuk dirujuk ke RS Brimob.
"Kami masih terus menunggu update informasi penanganan korban dari petugas kami di lapangan. Semoga seluruh korban mendapat perawatan yang optimal," tegasnya.
Berikut dari data yang dihimpun nama-nama 11 orang korban yang meninggal dunia yakni terdiri dari 6 perempuan dan 5 laki-laki.
1. Ade Nabila (Perempuan)
2. Desy Yulianti (Perempuan)
3. Robbiatul (Perempuan)
4. Tiara (Perempuan)
5. Intan Fauziah (Perempuan)
6. Intan Rahmawati (Perempuan)
7. Ahmad Fauzi (Laki-laki)
8. Mahesa (Laki-laki)
9. Dimas Aditya (Laki-laki)
10. Supra Yogi (Laki-laki, Guru, 65 tahun)
11. Raka (L) warga Cibogo, Subang (pengendara motor).
(***)