Pemerintah Kota Depok Hentikan Sementara Pemberian Vaksin Covovax, Kenapa?

News  
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati mengatakan Pemerintah Kota Depok menghentikan sementara pemberian vaksin Covovax. FOTO: Dok. Pemerintah Kota Depok.

ruzka.republika.co.id- Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat menghentikan sementara pemberian vaksin Covid-19 jenis Covovax kepada warga Depok.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati melalui keterangannya.
Mary Liziawati menjelaskan, penghentian sementara vaksin Covovax karena ada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyatakan produksi Serum Institute of India Pvt dengan nama Covovaxmirnaty hukumnya adalah haram.
“Berdasarkan arahan Bapak Wali Kota, Mohammad Idris, penggunaan vaksin jenis Covovax dihentikan sementara,” ungkap Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati.
Pihaknya saat ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait pemberian vaksin tersebut.
"Selain itu, terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinkes Provinsi Jawa Barat untuk meminta arahan selanjutnya," katanya, sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok.
Mary menambahkan untuk pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat masih terus berjalan.
Sebagai upaya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 serta mencegah penularan Coronavirus.
“Vaksinasi Covid-19 masih kami lakukan menggunakan vaksin jenis Sinovac, Pfizer, dan Sinopharm,” pungkasnya. (Supriyadi)

Berita Terkait

Image

Pemkot Depok Buka Program 5000 Pengusaha dan 1000 Pengusaha Perempuan Baru, Ini Link Pendaftaran

Image

Ini 5 Jenis Penyakit yang Sering Dialami Warga Depok

Image

Dinkes Kota Depok Gelar Seminar Speed Up Never Let Up: Kerja Cepat, Kerja Hebat, Berantas Narkoba

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image