Wakil Wali Kota Depok Apresiasi Ibu-ibu Dharma Wanita Bantu Tekan Kasus Stunting

Komunitas  
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono sampaikan apresiasi penyelenggaraan rapat koordinasi dengan tema kolaborasi PKK Kota Depok dan DWP dalam program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting) Menara Tahun 2022 pada Rabu (14/09/2022).
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono sampaikan apresiasi penyelenggaraan rapat koordinasi dengan tema kolaborasi PKK Kota Depok dan DWP dalam program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting) Menara Tahun 2022 pada Rabu (14/09/2022).

ruzka.republika.co.id--Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengapresiasi upaya yang dilakukan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam membantu menekan kasus stunting atau gagal tumbuh pada anak. Hal tersebut disampaikan dalam penyelenggaraan rapat koordinasi dengan tema kolaborasi PKK Kota Depok dan DWP dalam program Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting) Menara Tahun 2022 pada Rabu (14/09/2022).

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, khususnya ibu-ibu DWP atas terselenggaranya kegiatan program menekan kasus stunting," ujar Imam dalam informasi yang diterima, Ahad (18/09/2022).

Menurut Imam, kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Selain itu, sinergi yang terjalin juga penting sebagai komitmen bersama dalam menyusun program kerja dan sasaran guna menangani permasalahan stunting di Kota Depok.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Maka dari itu, saya mengajak seluruh pihak untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Depok, baik dalam bidang pemberdayaan SDM atau infrastruktur," terangnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) Tahun 2021, Kota Depok memiliki angka stunting terendah di Jawa Barat yaitu 12,3 persen. Angka ini mengalami penurunan 3,79 persen dibandingkan data SSGI tahun 2019 sebesar 16,09 persen.

"Angka stunting berdasarkan kecamatan terbanyak adalah Bojongsari dengan 5,73 persen, Sawangan 5,59 persen dan Tapos 4,45 persen," jelas Imam.

Imam berharap, melalui rakor tersebut dapat menghasilkan hal-hal positif yang akan berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga yang berketahanan keluarga. “Semua itu demi terwujudnya Kota Depok yang maju, berbudaya dan sejahtera," harapnya. (Rusdy Nurdiansyah)

Berita Terkait

Image

Cara Buat Kartu Identitas Anak Secara Online di Depok

Image

Universitas Indonesia Kampanye Program Smart Green 2022 di Lingkungan Sekolah

Image

Buruan Daftar Linknya, Disnaker Depok Kembali Gelar Bursa Kerja dengan 2.555 Lowongan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image