Kronologis Tragedi Kanjuruhan, Korban Terus Bertambah

Olahraga  
Korban tragedi di Stadion Kanjuruhan terus bertambah.
Korban tragedi di Stadion Kanjuruhan terus bertambah.

ruzka.republika.co.id - Korban tragedi di Stadion Kanjuruhan terus bertambah. Hingga Ahada (2/10/2022) pagi, 127 Aremania meninggal dunia dan 180 dalam perawatan di rumah sakit sekitar Kabupaten dan Kota Malang, Jawa Timur.

Kerusuhan pecah tak lama setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, yang mana Persebaya Surabaya menang 3-2 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjeng, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB.

Kronologis kejadian kerusuhan suporter pasca pelaksanaan pertandingan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruan Malang, Sabtu (1/10/2022):

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

a. Pukul 21.58 Wib* setelah pertandingan selesai, pemain dan official Persebaya Surabaya dari lapangan masuk ke dalam kamar ganti pemain dan dilempari oleh suporter aremania dari atas tribun dengan botol air mineral dan lain lain.

b. Pukul 22.00 Wib saat pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain, suporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan official Arema FC, oleh petugas keamanan di lindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain.

c. Selanjutnya suporter aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan, karena suporter aremania semakin brutal dan terus menyerang aparat keamanan serta diperingatkan beberapa kali tidak dihiraukan, kemudian aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah suporter aremania yang menyerang tersebut. Kemudian aremania yang berada di tribun berlari membubarkan diri keluar stadion.

d. Kemudian pihak keamanan masuk ke dalam loby dalam stadion kanjuruhan dan standby di loby depan pintu VIP.

e. Sekira pukul 22.30 Wib saat rombongan pemain dan official Persebaya Surabaya dengan menggunakan Rantis dan pengawalan akan bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, suporter aremania menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas di jalur sebelum pintu keluar stadion kanjuruhan serta melempari kendaraan rombongan dengan paving blok, botol air mineral, batu, kayu dan lain lain. Kemudian aremania juga merusak 2 unit Mobil Patwal Sat Lantas dan membakar 1 unit Truk Brimob dan 2 unit Mobil di pintu masuk depan Stadion Kanjuruhan. Selanjutnya aremania yg mengadang tersebut dibubarkan oleh aparat keamanan dengan menembakkan gas air mata. Rombongan tertahan karena jalan masih dihadang oleh pagar besi pembatas pd jalur yg dilalui.

f. Akibat kejadian tersebut banyak suporter aremania dan aparat keamanan yang mengalami luka-luka. Suporter aremania yang mengalami luka luka dan sesak nafas dirawat ruang Medis Stadion Kanjuruhan. Karena korban terlalu banyak dan ruang medis tidak bisa menampung, selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit di wilayah Kepanjen antara lain RS Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Hasta Husada dan RS lain dengan menggunakan kendaraan ambulance, truk Polres Malang, truk Yon Zipur 5 Kepanjen, truk Kodim dan kendaraan lainnya.

Daftar kendaraan dinas yang dirusak Suporter Aremania:

a. Mobil Patroli Lantas Polres Malang 3 Unit (rusak berat)

b. Mobil Patwal Lantas Polrestabes Surabaya 1 Unit (dibakar)

c. Mobil truck Brimob 1 Unit (dibakar)

d. Mobil pribadi anggota 2 Unit (dibakar)

e. Mobil K9 Polres Malang Kota 2 Unit (rusak berat)

f. Mobil Patroli Polsek Pakis : 2 Unit (rusak)

g. Mobil Patroli Polsek Singosari: 1 Unit (rusak)

h. Mobil Truck Dalmas Polres Malang 1 Unit (rusak)

Total kendaraan dirusak dan dibakar : 13 Unit

Daftar korban dalam kejadian kerusuhan di Stadion Kanjuruhan:

a. Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen :

- Pasien MD : 4 orang

- Pasien dalam perawatan : 20 orang

b. Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen

- Pasien MD : 73 orang

- Pasien dalam perawatan : 19 orang

c. Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen

- Pasien MD : 34 orang

- Pasien dalam perawatan : 6 orang

d. Rumah Sakit Kanjuruhan Kepanjen

- Pasien MD : 3 orang

- Pasien dalam perawatan : 79 orang

e. RSI. Gondanglegi

- Pasien MD : 6 orang

- Pasien dalam perawatan : 25 orang

f. Puskesmas Gondanglegi

- Pasien dalam perawatan : 6 orang

g. RS. Ben Mari Pakisaji

- Pasien MD : 1 orang

- Pasien dalam perawatan : 4 orang

h. RSU. Pindad Turen

- Pasien dalam perawatan : 3 orang

i. RS. Salsabila DS. Jatikerto Kec. Kromengan

- Pasien MD : 4 orang

- Pasien dalam perawatan : 4 orang

j. RSBK Turen

- Pasien dalam perawatan : 1 orang

k. RS Saiful Anwar Kota Malang

- Pasien MD : 2 orang

- Pasien dalam perawatan : 13 orang

l. Korban Anggota Polri meninggal dunia:

- Bripka Andik / Polsek Sumber gempol Polres Tulungagung, di RS Wava Husada Kepanjen

- Briptu Fajar Yoyok / Polsek Dongko Polres Trenggalek di RS Hasta Brata Batu

m. Korban Anggota Polri yang dirawat:

- Bripda Agmal Khan Muhammad/Sat Samapta Polres Trenggalek/RS Bhayangkara Batu.

Total Korban:

- Meninggal Dunia: 127 orang

- Dalam Perawatan: 180 orang.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

ruzka.republika@gmail.com

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image