Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rajwa Anindya

Memahami Tiga Pilar ESG Framework: GRI, TCFD, dan IFRS S1 S2

Bisnis | 2025-03-11 11:30:56

Dalam membangun strategi bisnis berkelanjutan, pemahaman tentang ESG framework menjadi krusial. Tiga kerangka utama yang sering digunakan adalah GRI, TCFD, dan IFRS S1 & S2. Mari kita bahas satu per satu!

Sumber gambar: Pinterest

1. Global Reporting Initiative (GRI)

GRI fokus pada transparansi dan akuntabilitas perusahaan terkait dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi. Framework ini membantu perusahaan mengungkapkan informasi keberlanjutan secara luas melalui indikator dan pedoman yang komprehensif.

 

  • Tujuan: Meningkatkan transparansi perusahaan terhadap dampak keberlanjutan.
  • Metodologi: Pelaporan bersifat sukarela dengan standar yang fleksibel.
  • Integrasi keuangan: Biasanya terpisah dari laporan keuangan utama.

2. Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD)

TCFD lebih spesifik pada risiko dan peluang yang timbul akibat perubahan iklim. Framework ini membantu investor memahami dampak perubahan iklim terhadap kinerja keuangan perusahaan.

 

  • Tujuan: Memberikan panduan pengungkapan risiko iklim.
  • Metodologi: Akurasi data bergantung pada metodologi perusahaan.
  • Integrasi keuangan: Tidak langsung terintegrasi, tetapi memberikan panduan untuk menilai dampak keuangan.

3. The International Financial Reporting Standard (IFRS) S1 & S2

The International Sustainability Standards Board (ISSB) merilis standar ini untuk menyediakan pengungkapan keberlanjutan yang terintegrasi dengan laporan keuangan.

 

  • IFRS S1: Mengatur persyaratan umum untuk pengungkapan informasi keberlanjutan terkait keuangan.
  • IFRS S2: Berfokus pada pengungkapan terkait risiko dan peluang iklim.

Standar ini bertujuan memberikan landasan global yang konsisten untuk pelaporan ESG, sehingga kebutuhan informasi investor dapat terpenuhi. Selain itu, pelaporan ini dirancang untuk terintegrasi langsung dengan laporan keuangan, yang menjadikannya lebih relevan untuk pengambilan keputusan investasi.

Memahami dan mengadopsi framework ESG yang sesuai membantu perusahaan:

 

  • Mematuhi regulasi dan menghindari sanksi.
  • Meningkatkan daya tarik investor yang peduli keberlanjutan.
  • Mengoptimalkan pengelolaan risiko iklim dan operasional.
  • Membangun reputasi kuat dan kepercayaan stakeholder.

Dengan memilih dan mengintegrasikan framework yang tepat, perusahaan dapat memperkuat strategi keberlanjutan dan meningkatkan daya saing di pasar global. Jadi, sudah siap melangkah lebih jauh dalam perjalanan keberlanjutan? ????

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image