Dinkes Depok Gelar Sosialisasi Pelaksanaan POPM Cacingan
ruzka.republika.co.id--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menggelar kegiatan Pertemuan Sosialisasi Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan Kota Depok Tahun 2024 secara virtual, Kamis (22/02/2024).
Perrtemuan dilakukan untuk memperkuat kolaborasi dari semua pihak yang terintegrasi dalam rangka menyukseskan POPM Cacingan di Kota Depok.
“Keberhasilan POPM Cacingan ini tidak lepas dari peran semua pihak baik di kalangan pemerintah, swasta, dunia usaha, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati.
Baca Juga: Sampoerna Lanjutkan Program UMKM untuk Indonesia, Transformasi Digital di Tahun 2024
Menurut Mary, POPM Cacingan ini diberikan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas melalui Posyandu dan sekolah dengan sasaran anak usia 1 sampai 12 tahun yang diberikan dua kali setahun dengan interval enam bulan.
"Untuk periode pertama pada Februari sampai April dan periode kedua pada Agustus sampai Oktober," ungkapnya.
Dia mengungkapkan, pelaksanaan POPM Cacingan ini merupakan intervensi spesifik dalam penanggulangan cacingan dan stunting di seluruh kabupaten dan kota.
Baca Juga: RSUI Gelar Kampanye dan Penyuluhan, Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif
Cacingan ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia.
Cacingan ini termasuk salah satu yang mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu gangguan pertumbuhan dan gangguan perkembangan kognitif.
Baca Juga: Barbuk Narkoba Dimusnahkan Kejaksaan Depok, 183 Perkara Pidana 2023
Kota Depok merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang sudah melaksanakan kegiatan POPM sejak tahun 2018 hingga tahun 2023.
“Harapannya, dengan upaya yang dilakukan ini, generasi di Kota Depok dapat sehat dan terbebas dari penyakit cacingan,” harap Mary. (***)