Serba Serbi

Dinkes Depok Paparkan Renja 2024, Prioritas Penguatan Yankes hingga Survailans Berbasis Masyarakat

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati.

ruzka.republika.co.id--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok memaparkan rencana kerja (Renja) bidang kesehatan tahun 2024.

Beragam dipaparkan di Renja, dari penguatan mitra, Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) hingga pelayanan kesehatan bermutu dan terintegrasi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Kami terus berupaya memberikan layanan kesehatan yang bermutu dan terintegrasi. Sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati saat paparan dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Kota Depok Tahun 2024 di Hotel Savero Depok, Senin (08/01/2024) lalu.

Baca Juga: Warga Depok Diimbau Selektif Konsumsi Obat dan Makanan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Menurut Mary, untuk penguatan kemitraan dilakukan dengan cara membangun kerjasama dengan fasilitas kesehatan (faskes), khususnya jejaring Puskesmas, Rumah Sakit (RS) Swasta dan stakeholder terkait.

"Sehingga diharapkan program tersebut dapat berkolaborasi dengan baik," terangnya.

Baca Juga: Pemilu 2024, Kecamatan Tapos Depok Rekrut 748 Pengawas TPS

Adapun program yang akan dilakukan dengan jejaring mitra seperti:

1. Pelayanan rujukan Kesehatan Ibu dan Anak.
2. Stunting.
3. Gizi buruk.
4. Penaggulangan penyakit menular dan tidak menular.

Baca Juga: Depok akan Tambah 230 Titik RW Net, Sudah Dilakukan Survei Lokasi

Kemudian, untuk penguatan SBM, Dinkes Kota Depok melakukannya dengan kolaborasi bersama kader surveilans.

Kolaborasi tersebut, seperti, pemantauan tumbuh kembang balita untuk mendeteksi dan memantau balita stunting melalui Posyandu dan Kampung Cerdas Ramah Keluarga (Kampung Caraka) serta penyelenggaraan kelurahan sehat.

"Sedangkan untuk penguatan pelayanan kesehatan bermutu dan terintegrasi yakni dengan pembinaan faskes tentang pencatatan pelaporan terintegrasi serta standar pelayanan minimal (SPM)," jelas Mary.

Berita Terkait

Image

Ini Link Daftar Vaksinasi Covid-19 di Depok

Image

Puskesmas Depok Tiadakan Pelayanan Rawat Inap, Kecuali Persalinan dan Gawat Darurat